Berdasarkan data yang dihimpun Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos, menurut keterangan sejumlah saksi pada saat kejadian, kondisi cuaca cerah dan tidak terjadi angin kencang.
Bahkan, tidak ada sesuatu yang mencurigakan di sekitar lokasi kejadian sebelum situasi nahas itu terjadi.
Namun, jemaah mendadak mendengar suara dari pohon menandakan hendak tumbang. Saat itu, jemaah berlarian mencari tempat aman. Akan tetapi, ada sebagian orang yang tertimpa pohon.
Akibatnya, tiga orang meninggal dunia, yakni R (42) AR (39), dan R (70). Kemudian, satu orang mengalami luka berat, yaitu T (68) dan 15 orang lainnya luka ringan.
(antara/chri)